Pandangan Donkey & Luminaire Tentang Jungler ONIC PH di M3

Salah satu pendiri GPX, Donkey dan pemain EVOS Legends yaitu Luminaire memberikan pandangan tentang jungler ONIC PH di M3.

Pemain dari Filipina secara perlahan mulai menunjukkan performa mereka yang luar biasa, terlihat dari kedua perwakilan mereka yang berhasil mengamankan slot di upper bracket M3.

Hal tersebut tentu memancing beberapa streamer membicarakan soal permainan dari para pemain Filipina tersebut, yang bahkan mampu melampaui ONIC ID dalam merebut upper bracket.

BACA JUGA: 5 Pemain yang Bersinar di Babak Grup M3 World Championship

Donkey & Luminaire Puji Kemampuan ONIC Kairi di M3

Dalam live streaming yang dilakukan oleh Donkey dan juga beberapa streamer, ia mengatakan bahwa pemain dari Filipina dari dulu memang sudah memperlihatkan kemampuan jungler yang luar biasa.

Sekarang ini ia melihat seorang Kairi memperlihatkan kemampuan tersebut, di mana menurut pandangan sang mantan pemain EVOS Legends tersebut, ia sangat lihai dalam menghindari skill lawan.

Kairi itu jago lho. Tapi emang dari dulu tuh begitu ya. Hyper-hyper Filipina tuh gila-gila. Kairi tuh kayak tau skill apa yang bakal keluar terus dia harus kemana,” ujar Donkey.

BACA JUGA: Reaksi Para Caster Melihat Savage Pertama M3 dari RRQ Albert

<img data-attachment-id="131253" data-permalink="https://www.revivaltv.id/donkey-luminaire-onic-ph-m3/donkey-nimo-27/" data-orig-file="https://www.airasiabetesport.com/wp-content/uploads/2021/12/pandangan-donkey-luminaire-tentang-jungler-onic-ph-di-m3.jpg" data-orig-size="900,465" data-comments-opened="1" data-image-meta="{"aperture":"0","credit":"","camera":"","caption":"","created_timestamp":"1559210029","copyright":"","focal_length":"0","iso":"0","shutter_speed":"0","title":"","orientation":"1"}" data-image-title="Donkey Nimo" data-image-description="

Donkey Kairi

” data-image-caption=”

Photo via: Nimo TV Donkey

” data-medium-file=”https://www.airasiabetesport.com/wp-content/uploads/2021/12/pandangan-donkey-luminaire-tentang-jungler-onic-ph-di-m3-1.jpg” data-large-file=”https://www.airasiabetesport.com/wp-content/uploads/2021/12/pandangan-donkey-luminaire-tentang-jungler-onic-ph-di-m3.jpg” loading=”lazy” src=”https://www.airasiabetesport.com/wp-content/uploads/2021/12/pandangan-donkey-luminaire-tentang-jungler-onic-ph-di-m3.jpg” alt=”Donkey Kairi” class=”wp-image-131253″ width=”781″ height=”404″ srcset=”https://www.airasiabetesport.com/wp-content/uploads/2021/12/pandangan-donkey-luminaire-tentang-jungler-onic-ph-di-m3.jpg 900w, https://www.airasiabetesport.com/wp-content/uploads/2021/12/pandangan-donkey-luminaire-tentang-jungler-onic-ph-di-m3-1.jpg 300w, https://www.airasiabetesport.com/wp-content/uploads/2021/12/pandangan-donkey-luminaire-tentang-jungler-onic-ph-di-m3-2.jpg 768w, https://www.airasiabetesport.com/wp-content/uploads/2021/12/pandangan-donkey-luminaire-tentang-jungler-onic-ph-di-m3-3.jpg 750w” sizes=”(max-width: 781px) 100vw, 781px”>

Photo via: Nimo TV Donkey

Tidak hanya Donkey seorang diri saja, Luminaire sebagai pemain profesional yang masih aktif pun juga mengatakan hal yang sama, kenapa Filipina dianggap yang paling berbahaya.

Menurut pandangan sang midlaner tersebut, pemain dari Filipina selalu mendapatkan cara-cara untuk bermain yang baru dibandingkan dengan negara lain.

Mekaniknya kan, orang-orang belum tau ganti-ganti item mereka udah tau duluan, terus hero-hero juga mereka tau duluan,” ucap Luminaire.

BACA JUGA: Pesan James Usai Dikalahkan RRQ Hoshi di Babak Grup M3

Mendengar para pemain profesional tersebut mengatakan demikian, tentu saja para tim dari Filipina saat ini tidak dapat diremehkan sama sekali nih sobat RevivaL.

Para pemain yang akan bertanding dalam playoffs M3 nanti juga akan berkesempatan untuk bertemu dengan tim Filipina, tetapi belum untuk tim Indonesia. Semoga saja RRQ dan ONIC bisa melaju sampai final.

BACA JUGA: Oura Beri Komentar Mengenai Tim-tim Barat di M3

Ikuti lini masa RevivaLTV di YouTube, Instagram, Facebook dan Revivalpedia untuk mendapatkan informasi-informasi terbaru seputar esports.

Editor: Rafdi Muhammad